Sunday, January 24, 2010

Asya hamil

Manaf melamun dalam kegelapan dan dinginnya malam , Satu tahun sudah usia perkawinan dilalui tetapi tanda kehamilan belum juga muncul pada istrinya setelah tanda itu pernah muncul pada bulan ketiga perkawinan . Tak tahan dengan kantuknya Manaf masuk rumah dan terlihat istrinya masih tergolek dengan sebuah bantal yang hampir tak ditiduri kepalanya . Manaf membangunkan Asya untuk pindah kedalam kamar namun seperti enggan Asya hanya bergumam tak jelas dan tertidur lagi yang pada akhirnya Manaf menemaninya tidur disamping istrinya.
Pagi hari Manaf sudah terbangun dan mengusik Asya setelah dilihat jam sudah menunjukan hampir jam 6 . Asya masih malas untuk bangun kalu saja Manaf tidak kerja. Pusing dan agak penat begitu istri manaf beralasan biasanya hal itu terjad jika akan mengalami menstruasi dan manaf menjawab seperti itu .
Seperti biasa pagi itu Asya mengantar pergi sampai pinggir jalan tetapi tidak langsung pulang , ada sedikit keperluan akan kepasar mebeli sesuat beitu Asya meminta izin .
Jam istirahat kantor dipakai Manaf untuk meluruskan badannya setelah tadi malam hanya sekejap saja tidur . HP manaf berbunyi dan segera dilihat ternyata istrinya.Manaf seakan terkaget tak percaya saat Asya mengatkan positip dengan pemeriksaan urine .
"Yang bener mama...apa tandanya dua garis..?"
"ya pa dua garis kebetulan ada ibu ibu juga ikut melihat.."
"ya sudah kalau begitu mama hati hati dan sun sayang yach ..."
Manaf masih belum percaya ketika pulang sore mengingatkan istrinya untuk menunggu 2 atau 3 hari lagi.Asya pun setuju.
3 hari kemudian memang tidak mengalami menstruasi tapi Manaf masih tetap belum percaya hal itu pernah dialami sebelumnya Asya tidak menstruasi selama sebulan . Akhirnya terjawab keraguan Manaf setelah bulan beikutnya tidak juga menstruasi .Tapi kegembiraan itu tidak sepenuhnya bisa dirayakan karena mertua laki laki Manaf tidak setuju anaknya hamil lagi entah apa maksud dan tujuannya.Manaf yakin suatu saat hal itu akan dilewati . Bagaimanapun hal itu tidak bisa disembunyikan .

INa Kabur

Asya kabur ke wa

Asya tetap ingin ke saudi

Asya tetap ingin ke saudi

asya mempertemukan manaf dengan eng

putri asya belum mempunyai kesopanan

putri asya bersekolah

Pindah rumah

putri aisah sakit

Marah mau ke saudi

Pindah kontrakan

Aisah sakit

Aisah mau ketemu pacar lama

Aisah kabur kerumah kaka

Aisah terus ingin ke saudi

Peristiwa terkutuk

Aisah kabur padahal ada

Aisah kabur padahal ada

Aisah mulai cari gara gara minta cerai

Aisah mulai cari gara gara minta cerai

Aisah mulai cari gara gara untuk pergi lagi ke saudi

Indahnya malam pertama

Aisah maunya ngontrak dulu

Manaf nikah dikampung

Bicarakan perkawinan aisah liat rumah

Perjalanan pulang

diperpanjang 2bulan

Aisah pergi lagi ke alharsa

Bapak lapor manaf minum

cari rumah dan berhasil

Ibu aisah tetap tk setuju

Ngajak istri manaf ngedukini manaf

Cari rumah untuk aisah

Bapk mulai bingung anaknya minta nikah

Istri manaf kerja sama dengan adik aisah rugi

Marah ga ada perhatian ma dullh gara gara bapak bohong

Cemburu sama misfar

Monday, January 18, 2010

Ngabari dullah mau disunatDullah di sunat bapak ga mau dullah di sunat diluarCemburu sama misfarMarah ga ada perhatian ma dullh gara gara bapak bohongIstri manaf kerja sama dengan adik aisah rugiBapk mulai bingung anaknya minta nikahCari rumah untuk aisahNgajak istri manaf ngedukini manafIbu aisah tetap tk setujucari rumah dan berhasilBapak lapor manaf minumAisah pergi lagi ke alharsadiperpanjang 2bulanAsya pulang
Perjalanan pulangBicarakan perkawinan aisah liat rumahManaf nikah dikampungAisah maunya ngontrak duluIndahnya malam pertamaAisah mulai cari gara gara untuk pergi lagi ke saudiAisah mulai cari gara gara minta ceraiAisah kabur padahal adaPeristiwa terkutukAisah terus ingin ke saudiAisah kabur kerumah kakaAisah mau ketemu pacar lamaAisah sakitPindah kontrakanMarah mau ke saudiputri aisah sakitPindah rumahputri asya bersekolah putri asya belum mempunyai kesopananasya mempertemukan manaf dengan engAsya tetap ingin ke saudi
Asya kabur ke wa
INa Kabur
Asya hamil

Keluarga telpon

Masih belum yakin

Darmaji ngajak kabur

Bpk minta surat bukti istri manaf setuju

Masih takut sama cahya

Harus janji pulang siap segalanya

Ga betah mau pulang tapi bpk nahan

Surat ke alharsya

Aisah ke alharsya (menikahkan adik misfar)

Aisah minta kesiapan kalau pulang untuk nikah

Manaf marah saat telpon ditutup diganggu bayi

Minta lagi no rekening untuk kirim bapak

Manaf berhubungan dengan zaenal di dammam

Rencana Saat pulang(rumah)

Hp Asya dijual

Aisah transfer uang ganti utang ,manaf marah

Lebaran lewat telpon

Darmaji telpon aisah

Larangan sms

Edo dan manaf ketemu pamannya di pasar

Ina & edo anak aisah beli baju di ramayana

Penantian Manaf

Kontak lagi minta no rumah cup sayang dan rindu jam 6 magrib

Kontak pertama

Tangis sang kekasih didepan sahabat

Asya terbang

Pertemuan terakhir Istri manaf

Pertemuan terahir dipenampungan(senja di penampungan)

Permintaan Asya untuk kawin

Pertemuan Asya Denga Anaknya

Peristiwa tanah abang

Pertemuan Manaf

Desakan Istri manaf

Pak amir mengunjungi Asya

Pertemuan istri Manaf

Kunjungan pertama dipenampungan

Kisah Penampungan

Perpisahan

Rintangan keluarga Asya

Kekasih Pergi kembali

Perjumpaan Dua jam

Permintaan dating

Manaf makin jatuh hati

Manaf jatuh cinta

Sms Cinta

Asya datang berterimakasih kerumah manaf

Asya kembali

Pencarian manaf untuk Asya

Manaf sang penolong

Rumah keluarga Asya

Keluarga pak amir